Parenting

Metode Pembelajaran Untuk Anak Berkebutuhan Khusus

metode belajar ABK

Anak Berkebutuhan Khusus atau biasa disebut ABK merupakan anak-anak yang terlahir disertai perbedaan (kelainan) jika dibandingkan dengan anak-anak normal pada umumnya. Mereka bisa berbeda secara fisik, mental, intelektual, maupun emosionalnya. Karena perbedaan/keistimewaannya itulah maka anak-anak tersebut harus mendapat perlakuan secara khusus pula, termasuk dalam pembelajarannya. Jenis dari anak ABK itu banyak sekali ada tuna netra, tuna grahita, tuna daksa, tuna laras, tua rungu, autis, anak berbakat, dan lain sebagainya. Jika kebetulan anda atau saudara memiliki anak yang berkubutan khusus, maka berikut ini akan diuraikan beberapa metode pembelajaran untuk anak-anak berkebutuhan khusus  yaitu:

1. Kesulitan Belajar

Umumnya ada dua penyebab utama seorang anak mengalami kesulitan belajar, jika tidak kognisinya yang terganggu maka biasanya sosial dan emosionalnyalah yang terganggu. Beberapa pembelajaran yang bisa anda lakukan bagi anak-anak yang mengalami kesulitan belajar, antara lain:

a. Ubahlah cara mengajar dan jumlah materi baru yang akan diajarkan. Maksudnya jangan terlalu cepat ketika menerangkan, libatkan anak secara aktif, dan juga materi yang diajarkan jangan terlalu banyak.

b. Berikan dorongan secara langsung dan berulang-ulang. Arytinya berilah ia motivasi agar semangat belajar dan lakukan hal tersebut secara berulang-ulang.

c. Ajarkan menggunakan Highlighting untuk membantu memancing ingatan. Anda bisa memberikannya penanda (spidol, stabilo) untuk menggaris bawahi tulisan penting di dalam buku.

d. Perbolehkan menggunakan alat bantu memori. Misalnya kalkulator ataupun jadwal harian yang selalu di bawa kemana-mana.

2. Tuna Netra (Gangguan Penglihatan)

Berikut beberapa cara yang bisa membantu anda dalam mengajari anak yang mengalami gangguan penglihatan:

a. Braille, gunakanlah bacaan dan tulisan Braille untuk mengajari ABK membaca dan menulis. Braille ini memang sengaja dibuat untuk orang-orang yang mengalami gangguan penglihatan.

b. Keyboard, digunakan apabila huruf Braille tidak dapat digunakan dengan tepat.

c. Alat bantu hitung, alat yang bisa digunakan anatara lain sempoa dan kalkulator. Kalkulatornya berupa kalakulator elektronik kecil yang menyediakan masukan/entri maupun output dalm bentuk suara.

d. Optacon (Optical-to- Tactile Converter), bentuknya seperti tape recorder kecil. Sistem kerjanya yaitu mengubah materi yang dicetak ke dalam pola-pola getaran pada ujung jari pemakai.

e. Mesin baca Kurzweil, mesin ini mampu membaca suatu buku yang tercetak, hasil huruf-hurufnya dikeluarkan dalam bentuk suara.

f. Buku bersuara, merupakan rekaman dari sebuah buku atau majalah.

3. Tuna Rungu (Gangguan Pendengaran)

Adapun yang bisa anda lakukan untuk membantu belajar anak-anak dengan gangguan pendengaran, antara lain:

a. Metode Manual: Pertama, dengan menggunakan bahasa isyarat standar American Sign Language (ASL) untuk menjelaskan kata dan konsep. Kedua, dengan menggunakan finger spelling (menggambarkan alphabet secara manual dengan tangan)

b. Metode Oral: Mengajarkan anak untuk mampu melakukan ucapan dan membaca ucapan.

c. Metode Komunikasi Total: Anak diajarkan secara keseluruhan baik itu gerakan tubuh/mimik, bahasa isyarat, belajar berbicara, membaca ucapan, isyarat jari tangan, serta membaca dan menulis.

4. Kelainan Berbicara

Adapun metode pengajaran yang bisa dilakukan, antara lain:

a. Berikan suatu contoh berbicara yang baik

b. Tingkatkan kepercayaan diri siswa

c. Ciptakan lingkungan berbicara yang baik

5. Anak Berbakat

Anak berbakat yang dimaksud disini yakni anak-anak yang mempunyai kecerdasan (intelegensi) yang jauh lebih tinggi dibandingkan anak-anak sesusianya. Salah satu metode pengajaran yang bisa dilakukan yakni membuat jadwal tambahan, atau semacam kurikulum baru. Jadi selain mata pelajarn wajib di Sekolah, ia juga mempunyai mata pelajaran tambahan untuk mata pelajaran tertentu yang ia kuasai. Hal ini dimaksudkan agar bakatnya itu terasah dan menghindari malas belajar karena bakatnya tersalurkan.

Itulah diantaranya beberapa metode yang bisa dilakukan untuk beberapa jenis anak berkebutuhan khusus, semoga membantu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top